Dinas Kesehatan menyelenggarakan Pertemuan Pengelola Sarana Prasarana dan Alat Kesehatan pada Jumat, 17 Januari 2025, bertempat di Aula 1 Dinas Kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh para petugas pengelola aplikasi sarana prasarana dan alat kesehatan yang berasal dari Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik Pratama, serta unit terkait di lingkungan Dinas Kesehatan.
Pertemuan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pengelolaan sarana, prasarana, dan alat kesehatan memiliki peran vital dalam menunjang kualitas layanan kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan. “Tanpa dukungan sarana dan prasarana yang memadai, pelayanan kesehatan tidak akan optimal. Oleh karena itu, pertemuan ini penting sebagai langkah awal dalam menyatukan pemahaman, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat manajemen peralatan kesehatan di lapangan,” tegas Kepala Dinas.
Acara ini berfokus pada beberapa agenda utama, antara lain:
- Sosialisasi penggunaan aplikasi pengelolaan sarana prasarana dan alkes, agar pencatatan dan pelaporan dapat dilakukan secara lebih akurat dan terintegrasi.
- Evaluasi kondisi sarana dan prasarana di setiap fasilitas kesehatan, termasuk kebutuhan pemeliharaan maupun pengadaan baru.
- Penguatan mekanisme koordinasi antara Dinas Kesehatan dengan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memastikan distribusi sarana dan alkes berjalan merata.
- Rencana tindak lanjut dalam rangka mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan melalui ketersediaan sarana dan prasarana yang layak pakai.
Para peserta pertemuan juga diberi kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, kendala, dan kebutuhan terkait pengelolaan sarana prasarana serta alat kesehatan di masing-masing unit kerja. Diskusi interaktif ini diharapkan dapat menjadi masukan berharga bagi Dinas Kesehatan dalam menyusun strategi pengelolaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui pertemuan ini, Dinas Kesehatan menegaskan kembali komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, tidak hanya dari sisi sumber daya manusia, tetapi juga dari kesiapan sarana, prasarana, dan alat kesehatan. Dengan manajemen yang baik, diharapkan masyarakat dapat merasakan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan bermutu.

